Friday, August 15, 2014

Pelaksanaan Tes Fisik dan Tes Laboratorium & Penunjang di Laboratorium Klinik Utama Biotest

Selamat malam :) mumpung saya lagi di depan laptop dan lagi gak ada kerjaan, jadi saya mau berbagi pengalaman saya dalam mengikuti Tes Fisik dan Tes Laboratorium & Penunjang di Laboratorium Klinik Utama Biotest dalam rangka Rekrutmen Kelas Kerjasama PT PLN (Persero) dan STT-PLN Jakarta yang baru saja selesai tadi pagi.
 
Ini merupakan tahapan selanjutnya dari tes yang sudah berlalu yaitu Psikotes, silahkan baca ulang tulisan saya pada (Pengumuman Hasil Lulus Psikotest & FGD Rekrutmen S1 dan D3 Kerjasama PT PLN (Persero) – STT-PLN Tahun 2014) untuk melihat peserta yang lulus tahapan Psikotes & FGD. Pada pengumuman hasil Psikotes tersebut, kita dijadwalkan mengikuti Tes Fisik pada tanggal 13 Agustus 2014, kemudian seusai pelaksanaan Tes Fisik tersebut kita harus menunggu hasilnya untuk melihat apakah kita lulus atau tidak, pengumumannya sendiri diumumkan esok harinya di website STT-PLN yaitu tanggal 14 Agustus 2014. Kebetulan pada pengumuman tersebut saya dinyatakan lulus dan akan melanjutkan ke tahapan selanjutnya yaitu Tes Laboratorium & Penunjang yang dilaksanakan pada Jumat, 15 Agustus 2014 yang baru saja tadi pagi selesai tesnya.

Jadi pada pengumuman hasil Tes Fisik tersebut dari jurusan saya yaitu S1 Teknik Elektro 2012 ada 6 orang yang tidak lulus, jadi dari 45 orang yang lulus Psikotes, kini tersisa 37 orang yang lulus Tes Fisik dan akan lanjut ke tahapan selanjutnya. Kalau dilihat secara total dari semua jurusan baik S1 Angkatan 2012 dan D3 Angkatan 2013 dari 100 orang yang lulus Psikotes, kini tersisa 83 orang yang lulus Tes Fisik, jadi 17 orang dinyatakan tidak lulus.

Jadi pada tulisan saya kali ini, saya mau berbagi cerita tentang pengalaman saya mengikuti 2 tahapan tes yang sudah saya lalui yaitu Tes Fisik dan juga Tes Laboratorium & Penunjang, dimana kedua tes ini dilaksanakan ditempat yang sama yaitu Laboratorium Klinik Utama Biotest yang beralamat di Jl. Wijaya I No. 58 Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Untuk melihat Peta Laboratorium via Google Map silahkan klik disini (Lab Klinik Biotest).


TES FISIK (13 Agustus 2014)

Setelah kita semua sampai di Klinik Biotest, pertama kita mengurus bagian Administrasi, lalu kita akan diberikan lembaran kertas yang berisi sejumlah pos pemeriksaan yang akan kita lewati. Sebelumnya Formulis Anamnesa (yang terlampir bersama pengumuman hasil tes) sudah harus diisi terlebih dahulu secara lengkap, ditempel foto dan ditandatangan beserta meterai 6.000. Berikut adalah bagian-bagian yang saya lewati pada Tes Fisik hari rabu kemarin :

1. Penimbangan Berat Badan dan Pengukuran Tinggi Badan
Ini adalah pos tes pertama, kita dipanggil satu per satu untuk melakukan Penimbangan Berat Badan dan Pengukuran Tinggi Badan, datanya kemudian diisi pada lembaran kertas yang tadi diberikan.

2. Pemeriksaan Mata
Pada bagian ini kita akan dipandu oleh seorang petugas untuk membaca huruf dari jarak yang sudah ditentukan, bagian ini tidak terlalu susah bagi yang memiliki mata sehat.

3. Pemeriksaan Fisik
Kita akan masuk diruangan yang didalamnya akan dilakukan pemeriksaan terhadap fisik kita. Formulir Anamnesa yang kita bawa diberikan pada dokter di pos ini. Beberapa bagian yang diperiksa seperti pengukuran tekanan darah, lingkar perut, tes keseimbangan, detak jantung, mulut & gigi, ambeien, serta konsultasi jika ada penyakit pribadi ataupun turunan keluarga, sesuai yang ada pada formulir Anamnesa kita.

Setelah ini kita boleh pulang dan menunggu hasil pemeriksaan fisik kita, jika lulus maka akan lanjut ke tahapan berikut yaitu pemeriksaan laboratorium & penunjang.

TES LABORATORIUM & PENUNJANG (15 Agustus 2014)

Sama seperti pada Tes Fisik sebelumnya, pertama kita harus mengurus Administrasi dulu (Absen) lalu langsung dilanjutkan dengan tes.

1. Pemeriksaan Urin
Kita akan diberikan tabung plastik kecil untuk menampung urin kita. Harus urin pribadi jangan gunakan urin orang lain ya.

2. Pemeriksaan Darah
Lanjut dengan pengambilan darah (setelah berpuasa 10-12 jam dari malam hari sebelumnya), jujur saya takut dengan jarum suntik jadi ya selama pengambilan darah saya gak berani lihat -_- jadi saya gak tahu berapa banyak darah yang diambil :|

3. EKG (Rekam Jantung)
Pada bagian ini kita akan berbaring pada sebuah ranjang, dan tubuh kita akan dipasangi alat, 2 dijepit diatas mata kaki, 2 dijepit di pergelangan tangan, dan yang banyak dipasang di bagian dada. Prosesnya tidak lama, cukup singkat. Kita hanya butuh rileks agar detak jantung kita berjalan normal.

4. Foto Rontgen
Prosesnya sederhana, kita akan berdiri membelakangi kamera dengan kedua tangan dibelakang pinggang, tarik nafas dan tahan, trus difoto, selesai deh.

5. Audiometri
Kita akan disuruh masuk ke sebuah ruangan khusus kedap udara, kemudian kita akan gunakan headphone sambil memegang sebuah alat yang terdapat tombol. Prosesnya sederhana, jika ada bunyi yang terdengar pada headphone yang kita gunakan maka kita harus menekan tombol tersebut. Setiap bunyi, jadi baik bunyinya besar ataupun kecil.

Seperti itulah tahapan pemeriksaan kesehatan yang saya lalui :)

14 comments:

  1. Tes gigi dan mulut gitu dipriksa ada lobang gigi apa enggak gitu y mas ?

    ReplyDelete
  2. Tes gigi dan mulut gitu dipriksa ada lobang gigi apa enggak gitu y mas ?

    ReplyDelete
  3. Kalo tes mata cuma min dan plus aja...kalo tes warna ada juga

    ReplyDelete
  4. Kalau formulir anamnesa harus di isi dulu oleh kita ke dokter setempat atau ada dokter disana??

    ReplyDelete
  5. kalau buat tes mata ada standar buat min atau plus yg bisa terima nggak?

    ReplyDelete
  6. Gak ada, test kesehatan tahap 2 nya cuma tes rontgen, darah, urin, audiometri.

    ReplyDelete
  7. kalau tes mata ada toleransi gak utk yg min atau plus??

    ReplyDelete
  8. kalo ada test gigi ada lobangnya gimana tuh mas?

    ReplyDelete
  9. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete